
Aku tidak mengenalmu sebelumnya, siapa namamu, orang tuamu, tempat tinggalmu aku tidak pernah tau. Sekarang engkau hadir secara tiba-tiba tanpa kusangka menjadi penyejuk dalam jiwa inilah kehendak dari-Nya atau mungkin inilah yang dinamakan takdir yang tidak ada yang bisa menerkanya ?
Cinta tak pernah ada diantara kita diawal kita bersama, aku sempat ragu apakah aku bisa melewati hari-hari bersama orang yang aku anggap asing sepertimu ? tapi rasa ragu itu berangsur menjadi sebuah keyakinan yang mendalam bahwa engkaulah lelaki langit yang paling tepat yang dikirim oleh-Nya untuk mendampingi dan menjadi pemimpin dalam rumah tangga seperti surga yang pernah aku damba.
Engkau membuat hidupku sempurna, engkau menguatkan agamaku disaat aku goyah, engkau menjadi penenang di saat aku gelisah, mengingatkan aku disaat aku lupa mengingat-Nya, menggenggam erat tanganku disaat aku tak kuasa menahan beban dijiwa, inikah setitik keindahan surga yang sedang kurasa ? keindahan memadu kasih bersama orang yang telah halal bagiku disebabkan adanya akad atau ucapan ijab oleh ayahku dan qobul olehmu.
Aku mencintaimu karena engkau juga mencintai-Nya, semoga cinta ini menjadi penguat ketaqwaan kita kepada-Nya, menciptakan generasi rabbani yang mencintai Allah dan rosul-Nya melebihi segala yang ada di bumi ini.
Wahai orang asing ijinkan aku memanggilmu dengan sebutan yang indah kuucapkan dan indah untuk engkau dengar, walaupun hanya satu kata yaitu Suamiku ……..
Jaga ikatan ini baik-baik Suamiku …..ikatan yang telah disatukan oleh-Nya
Semoga kita dapat dipertemukan kembali disurga untuk menikmati keindahan yang sempurna hanya berdua ……….
Hanya engkau dan aku kelak kekal didalamnya …..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar